Satu, dua, tiga, roti dengan mentega
Empat, lima, enam, campur daging ketam
Tujuh, lapan, sembilan, sedap bila dimakan
A collection of original & amusing 'pantun' or poem written in Bahasa Melayu with topics ranging from world events to 'cucur pisang' (banana fritter). Finally, a solution to your 'Rasa Sayang' lyric.
Showing posts with label nonsense. Show all posts
Showing posts with label nonsense. Show all posts
28 May, 2007
23 April, 2007
A Nonsense Pantun Series - Part 6
Pisang berbuah tak habis-habis
Sekali makan jadilah cerdik
Juga dicampur dengan ikan bilis
Pantun ini memang pantun yang pelik
Sekali makan jadilah cerdik
Juga dicampur dengan ikan bilis
Pantun ini memang pantun yang pelik
21 April, 2007
A Nonsense Pantun Series - Part 5
Air mengalir ke ladang pisang
Pisang berbuah tak habis-habis
Ikan dimasak bersama udang
Juga dicampur dengan ikan bilis
Pisang berbuah tak habis-habis
Ikan dimasak bersama udang
Juga dicampur dengan ikan bilis
20 April, 2007
A Nonsense Pantun Series - Part 4
Longkang kecil kita buatkan
Air mengalir ke ladang pisang
Salji turun bersama ikan
Ikan dimasak bersama udang
Air mengalir ke ladang pisang
Salji turun bersama ikan
Ikan dimasak bersama udang
19 April, 2007
A Nonsense Pantun Series - Part 3
Tanamkan pisang di sebuah ladang
Longkang kecil kita buatkan
Kalau awan dicampurkan kacang
Salji turun bersama ikan
Longkang kecil kita buatkan
Kalau awan dicampurkan kacang
Salji turun bersama ikan
18 April, 2007
A Nonsense Pantun Series - Part 2
Hari-hari cucur disaji
Tanamkan pisang di sebuah ladang
Harap boleh turunlah salji
Kalau awan dicampurkan kacang
Tanamkan pisang di sebuah ladang
Harap boleh turunlah salji
Kalau awan dicampurkan kacang
17 April, 2007
A Nonsense Pantun Series - Part 1
It rhymes but makes not much sense.
Cucur pisang dan cucur keladi
Hari-hari cucur disaji
Minum air dan makanlah roti
Harap boleh turunlah salji
Cucur pisang dan cucur keladi
Hari-hari cucur disaji
Minum air dan makanlah roti
Harap boleh turunlah salji
Subscribe to:
Posts (Atom)